Ketika Sepakbola Menjadi Agama
Sepakbola bisa menjadi agama? Benarkah?
Yup!
Kini, di Brazil, sepakbola sudah dianggap sebagai agama. Di Argentina, Maradona adalah nama untuk sebuah gereja, dan dirinya dianggap Nabi; di Napoli, Maradona dianggap Dewa.
Sepakbola kini bukan sekedar olah raga, tapi sudah menjadi ritual yang sakral. Untuk menonton saja, banyak persiapan yang dilakukan.
Sayangnya, ketika agama berarti a-gama alias tidak kacau; justru lahir banyak pengacau, seperti Hooligan, Ultras hingga para pengacau yang mencederai sportivitas olahraga.
Saking menjadi agamanya, sepakbola kini mengalahkan ritual agama yang sebenarnya. Mungkin banyak orang yang bangun dini hari, hanya untuk menyaksikan Wesley Sneidjer mencetak gol. Akan tetapi, ketika harus melaksanakan ritual agama yang sebenarnya, apakah bisa seperti khusyu-nya melihat pertandingan sepakbola. Bahkan, ritual ibadah menjadi pengisi waktu jeda…
Tak masalah..
Tak perlu disalahkan.




