Demokrasi Sekong

18 Oct 2011

Ketawa sendiri baca judul tulisan ini..

Hehehe..

Ya.. katanya reshufle itu hak prerogatif presiden, tapi partai politik malah punya posisi kuat menentukan ina-ini-inu-nya menteri.

Katanya kabinet presidensiil, tapi parlemen tetep aja punya dominasi dalam perjalanannya.

Katanya SBY mau paling depan memberantas korupsi, tapi karena jalannya mundur, jelas aja SBY jadi paling belakang.

Demokrasi apa namanya kalau begini?

Demokrasi sekong alias sakit. Demokrasi masuk angin karena kebanyakan menguap, ngantuk dan bermimpi untuk menyelesaikan masalah.

Rotasi eksekutif berdampak pada legislatif; pastinya. Karena beberapa menteri baru itu sebelumnya duduk di legislatif dan malah ada bapaknya jadi menteri, anaknya dititip di legislatif.

Pak Beye, semoga pemerintahannya khusnul khotimah hingga akhir ya

Selamat menempuh hidup baru buat para menteri.

Pak Beye.. titip Pak Dahlan Iskan ya itu mutiara. Bukan untuk memoles wajah Bapak, tapi beliau bisa mentenramkan kami, rakyat yang masih punya harapan.

Hai, pengamat-pengamat politik yang bermunculan bermodalkan kertas hasil penelitian awasi mereka ya, bukan hanya dari pikiran, tapi juga kepedulian bagi kami yang tak terlalu pintar tapi cinta kepada negeri ini

Sekian.


TAGS


-

Author

Follow Me