Anak Yatim Penjual Asongan

2 Feb 2012

Sebut saja namanya Agus. Anak yatim, yang ditinggalkan ayahnya sejak usia 15 tahun. Tekadnya kuat untuk menempuh pendidikan. Karena yakin bahwa pendidikan adalah jalan keluarnya untuk masa depan yang lebih baik. Shalatnya rajin, karena yakin bahwa sholat adalah alat komunikasi onlinenya kepada Sang Maha Pemberi Rezeki.

Sejak SMA sudah berbisnis serabutan. Berbisnis, bukan bekerja. Agus terbiasa atau terpaksa menjual apa saja, selama halal, untuk melanjutkan kuliahnya dan membiayai ibu dan 2 orang adiknya.

SMA-nya tamat, dengan nilai cukup saja. Karena baginya nilai sekolah tidak setara dengan pengalamannya dalam mendapatkan pendidikan itu sendiri.

Kini ia melanjutkan kuliah, sambil menjual asongan, dari bis ke bis. Usai berjualan, ia melanjutkannya kuliah.

Agus anak yang cerdas, yang pendidikannya ditempa di ruang kuliah dan di jalanan.

Semoga saja setiap rezeki yang didapatkannya menjadi kekuatan berlipat untuk melanjutkan pendidikannya di kampus dan menunjukkan tanggung jawabnya sebagai ‘kepala keluarga’ bagi ibu dan kedua adiknya…


TAGS YatimPreneur


-

Author

Follow Me