• 27

    Jun

    Email Pertama ke Amerika dan Bertemu Penulis Idola

    Karena ini S1 saya yang kedua, setelah S1 saya yang pertama tak tuntas, otomatis, saya membiayai sendiri kuliah. Memilih kelas sore, tak hanya supaya bisa cari kerja, tapi sekalian sekelas dengan teman-teman yang se-umuran, atau malah lebih tua. Kalau milih kelas pagi, teman sekelasnya berondong semua; yang kuliah emang niat kuliah; kebanyakan masih dapat beasiswa dari orang tuanya. Rupanya, memilih kelas sore di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi, yang disebut kelas pekerja, adalah pilihan tepat, walaupun saat itu saya belum dapat kerjaan. Tahun 1996 masuk kuliah, tahun 1997 nyambi jadi Ketua Himpunan, dan tahun 1999 nyambi jadi Ketua Senat. Lumayan, bisa sekalian bisnis fotocopian soal-soal ujian dan sekalian response, ngebahas soal. Selain itu, pernah juga kerja jadi waitress di resto
  • 25

    Jun

    Bikinin Blog buat Orang Kamboja

    Kapan saya mulai nge-blog? Sejak kelahiran anak saya, Virginahlya Hilmarani, 20 Oktober 2006. Tujuan saya hanya ingin berbagi kebahagiaan kepada dunia. Setahu saya, postingan pertamanya adalah SMS dari teman-teman yang mengucapkan kelahiran dari beberapa teman. Blog itu saya buat agar suatu saat nanti ketika dia dewasa, catatan diblog itu jadi sejarah bagi anak saya. Nyatanya, nge-blog emang kudu tekun. Blog saya yang beralamat di www.abeevirgi.blogspot.com, akhirnya terbengkalai. Kapan saya mulai nge-blog lagi? Mulai aktif lagi ketika saya berada di Cheonan, Korea Selatan, November 2007. Tujuannya untuk berkomunikasi dengan keluarga saya. Hehehehe, padahal isteri saya juga bukan pengguna internet, jadi tujuan itu tidak tercapai. Saya tetap posting keseharian saya disana. Kebetulan saya
  • 17

    Mar

    Penumpang yang Aneh

    Seperti biasa, pagi ini saya naik angkot 02. Pintu kirinya ada tertulis, besar sekali, Djarum Black. Nyeberang dari stasiun Depok, berhenti di depan kantor BSM, ambil uang untuk biaya aqiqah. Setelah itu, saya langsung nyetop angkot. Saya duduk di depan. Supirnya senyum, sepertinya senyum rutin kepada setiap penumpang yang menaiki angkot dia. Di dashboar, dekat speedo meter, tergeletak sebungkus Djarum Slimz, sudah terbuka. Angkot berjalan. Saya lihat di belakang, penumpangnya ada 3 orang. Dua wanita dan satu laki-laki, pake batik seragam sekolah. Saya buka buku Mindset Sukses karya Jennie S. Bev, orang Indonesia yang sekarang tinggal di Amerika Serikat. Sampai di depan sekolahan, seorang penumpang turun. Anak sekolah. Dia menyerahkan uang ke supir, tangannya melewati saya. Tiba-tiba su
  • 12

    Mar

    Bikers Community di Kereta Api

    Sabtu pagi ini, kereta agak lengang. Dari sekian banyak orang yang ada di kereta itu, tak ada satupun yang saya kenal. Saya adalah manusia statistic di antara demikian banyak orang yang ada di gerbong itu. Saya menjadi bagian dari gerbong itu karena saya adalah satu dari sekian banyak yang menggunakan kereta jam 7.02. Di pojokan, ada sekelompok orang yang sedang membaca koran. Korannya berbeda-beda. Ada Warta Kota, Republika, Koran Tempo, Media Indonesia dan Pos Kota. Semuanya melakukan aktivitas yang sama. Beberapa diantara mereka saling bertukar Koran, ketika salah satunya selesai. Para pembaca koran itu adalah makhluk sosial, yang berkumpul dan melakukan kegiatan yang sama. Tak ada agenda dari kegiatan itu. Hanya melakukan aktivitas yang sama dan ada interaksi diantara mereka. Di sa
  • 9

    Mar

    Success is about Power, Speed, and Style

    Membaca buku berjudulnya Get Real Get Rich, karya Farrah Gray yang menjadi milyuner di usia 14 tahun; membuat saya berpikir ulang tentang bagaimana mengelola hidup. Di bab awal saja Farrah Gray sudah menafi-kan yang namanya keberuntungan. Keberuntungan tak ada katanya; yang ada adalah tindakan. Sementara saya masih berpikir dan berharap dihampiri keberuntungan. Ketika memikirkan kembali apa yang diraih teman-teman satu sekolah atau satu perguruan tinggi, memang benar, mereka meraih sukses bukan karena keberuntungan, tapi karena kerja keras. Mereka memilih jalan untuk meraih sukses. Menurut saya, paling tidak ada 3 hal yang dalam pandangan saya, membuat mereka bisa merintis jalan sukses. 1. Power Power disini adalah kekuatan, bukan tentang kekuasaan. Kekuatan akan berimbas pada stami
- Next

Author

Follow Me