• 25

    Jun

    Allahumma Paksakeun

    Setiap kali ada talkshow tentang menulis, saya ditanya, bagaimana sih mulai menulis? Saya selalu menjawab, ada 2 kata untuk do’a supaya bisa memulai, tidak hanya menulis, tapi juga untuk memulai apa pun yang menurut kita sulit. Do’anya: ALLAHUMMA PAKSAKEUN Perbedaan sederhana antara seorang pemenang dengan seorang pecundang adalah bagaimana dia melihat peluang. Kalau PECUNDANG melihat bahwa dibalik KEMUNGKINAN, pasti ada KESULITAN; maka PEMENANG menganggap dibalik setiap KESULITAN pasti ada KEMUNGKINAN. Itu yang saya pelajari dari orang-orang yang kini meraih kesuksesan. Alhamdulillah, saya bisa belajar langsung darinya. Beberapa diantara para PEMENANG itu adalah: 1. Ade Rai. Saya mendapat kesempatan untuk mewawancarai ketika menyusun thesis; ingin tahu bagaimana seorang Ad
  • 16

    Apr

    Buku Lebah Cerdas Ver.0.1: "Hati Tak Bersudut".. dan Ver 0.2: "On The Road" TERBIT!

    Alhamdulillah… Jum’at, 17 April 2009, buku “Hati Tak Bersudut” terbit. Penerbitnya: Quanta, grup Elexmedia Komputindo. Bisa diperoleh di toko buku terdekat. Buku pertama dari kumpulan tulisan di blog Lebah Cerdas dan catatan facebook. Lebah Cerdas ver 0.2: On The Road; Catatan Hati Pengguna Kereta Api, akhir Mei 2009 terbit. Isinya inspirasi kisah nyata, sederhana tapi coba dimaknai supaya bisa memberikan hikmah dan manfaat. Tidak berat, beberapa diselipi humor. Semoga bisa bermanfaat. Lebah Cerdas juga membuka diri bagi siapa pun yang punya cerita untuk dikompilasi jadi buku….Terima kasih bagi siapa pun yang membagi komentar, kritik dari tulisan di blog dan facebook, dan beberapa komentar sy cantumkan di buku. Lebih berterima kasih lagi kalau kemudian d
  • 12

    Mar

    Bikers Community di Kereta Api

    Sabtu pagi ini, kereta agak lengang. Dari sekian banyak orang yang ada di kereta itu, tak ada satupun yang saya kenal. Saya adalah manusia statistic di antara demikian banyak orang yang ada di gerbong itu. Saya menjadi bagian dari gerbong itu karena saya adalah satu dari sekian banyak yang menggunakan kereta jam 7.02. Di pojokan, ada sekelompok orang yang sedang membaca koran. Korannya berbeda-beda. Ada Warta Kota, Republika, Koran Tempo, Media Indonesia dan Pos Kota. Semuanya melakukan aktivitas yang sama. Beberapa diantara mereka saling bertukar Koran, ketika salah satunya selesai. Para pembaca koran itu adalah makhluk sosial, yang berkumpul dan melakukan kegiatan yang sama. Tak ada agenda dari kegiatan itu. Hanya melakukan aktivitas yang sama dan ada interaksi diantara mereka. Di sa
  • 3

    Mar

    Buku AMPUH: Cerdas Tanpa Batas, Release!

    Buku yang judulnya AMPUH: Menjadi Cerdas Tanpa Batas. Cerdas Tanpa Batas adalah tentang cara pandang bahwa pintar saja tidak cukup; cerdas saja tidak cukup kalau hanya berorientasi di dunia. Cerdas Tanpa Batas adalah tentang menjadikan hidup lebih memiliki, lebih ‘hadir’, lebih bermanfaat. Isinya tentang 5 hal yang dibutuhkan untuk bisa cerdas tanpa batas (disingkat AMPUH)…yaitu: Ambil Kesempatan Mantapkan Motivasi Pelajari Keterampilan Usaha Optimal Hidup Seimbang Bukunya dikemas dengan bahasa yang renyah, mengalur dan mengalir. Ditambah dengan ilustrasi kartun yang bikin lebih gampang ngerti isi bukunya… Saya jamin, buku ini bisa bikin ketawa, atau minimal senyum-senyum sendiri. Kalau sampai ngga senyum, ada sesuatu yang salah berarti dengan selera humor yang
  • 17

    Jan

    Nulis Itu Gampang

    Bagi beberapa orang, menulis itu sulit. Bagi beberapa orang lain, menulis malah jadi hobi, bahkan profesi. Saya adalah penulis yang awalnya hobi kini jadi profesi, bahkan rencana ke depannya berniat untuk menjadikan menulis sebagai pasif income dunia akherat. Kenapa bisa begitu? Karena nulis itu membuat pengalaman jadi ilmu dan jika ilmu bermanfaat, maka akan mengalir ketika manusia sudah di alam baka. Menulis itu gampang. Beneran. Mau tau caranya? Ini dia rahasianya… Walaupun ada beda ketika memberikan training penulisan di kalangan orang dewasa atau bahkan orang tua dengan di hadapan anak-anak. Kalau di hadapan anak-anak, kesulitan saya adalah mengatur siapa yang mau maju duluan ketika diminta mengeluarkan ide. Anak-anak suka berebutan. Berbeda dengan pelatihan orang dewasa, keti
- Next

Author

Follow Me