• 14

    Jan

    Amir Angklung dan Ibu Guru "K"

    Ini cerita waktu SMP. Ada seorang guru yang waktu SMP punya kekhasan dalam mengajar. mengajar sejarah dan PSPB. Ibu “K” ini kalau ngajar, galak banget. Waktu di kelas 2B, pernah suatu kali, teman saya yang namanya “YB”, ngga bisa nyebutin nama Winston Churchill, mungkin karena dia asal pedalaman Darmaga sana. Jadi ketika Ibu K meminta YB menyebutkan nama Winston Churchill, selalu dijawab YB dengan “Chricliy… Chricliy…” Akhirnya dia disuruh maju. Setiap nyebut nama Churchill salah, maka dengan telak, Ibu K mencubit lengan kakan YB, tepat di bagian yang lunak dan meninggalkan bekas merah. Nyubitnya ngga sekedar nyubit, tapi juga pake pelintir. Di lain waktu, yang namanya sejarah khan selalu melibatkan memori. Walaupun kelas 2B kelas elite
  • 2

    Jan

    Jadi Juru Damai 'Tawuran' yang Tidak Saya Lakukan

    Ini cerita waktu SMA Suatu siang, sekitar jam 10-an, saya shalat dhuha di musholla yang belum jadi alias belum beratap, berdinding dan alasnya masih tembok semen kasar. Usai shalat dhuha, saya didatangi Pak Bachrum, pembina OSIS. Ban.. ikut saya yuk ke kantor Depdikbud? kata Pak Bachrum Mau ngapain Pak? tanya saya heran tumben Pak Bachrum ngajak saya Itu di Depdikbud ada pertemuan dengan siswa Regina Pacis kata Pak Bachrum lagi menjelaskan Kok saya yang harus ikut..? saya mulai curiga nih takutnya dikaitkan dengan masalah beberapa hari lalu, perkelahian antara anak SMA 1 Bogor dengan SMA Regina Pacis Kamu khan anak OSIS, sie Rohani Islam, temenin Bapak untuk bertemu dengan perwakilan OSIS dari SMA RP, untuk membuat janji damai bujuk Pak Bachrum lagi Nah.. bener khan! Ternyata, saya diikut
  • 30

    Dec

    Beli Bangku SD (beneran)

    Ketika akan masuk SD di SD Pasir Eurih, usia saya sebenarnya belum cukup. Saat itu usia siswa minimal 7 tahun. Akan tetapi, keinginan saya untuk sekolah sangat besar. Untung saja, orang tua saya tidak tahu persis kapan saya lahir. Pokoknya sekitar bulan haji saja. Nah, supaya agak memenuhi syarat, maka ditetapkan tanggal lahir saya adalah 6 Agustus 1974. Sehingga, saat saya daftar di sekolah dasar, Juni 1980, usia saya mendekati 6 tahun. Masih terlalu muda memang. Saya diharuskan melalui bebeberapa tes. Yang paling saya ingat adalah tes warna dan menyetuh kuping dengan posisi melintang tepat di kepala dan ujung jari menyentuh bagian atas telinga. Saya lolos di tes warna, karena memang saya tidak buta warna. Di tes yang kedua, menyentuh telingan dengan tangan melintang, sebenarnya saya tid
  • 26

    Dec

    Jaga Warnet dengan Gaji Rp 30.000 sebulan

    Universitas Pakuan, Bogor adalah S1 saya yang kedua; setelah S1 pertama di IPB yang drop out. Ketika kuliah, saya harus cari tambahan biaya, apalagi akhir-akhir tingkat 4 begini. Kebetulan sekali di dalam kampus ada warnet. Maka, saya pun melamar kerja. Saat itu upahnya Rp 30.000 sebulan, karena memang ngga full seharian saya jaganya, gantian ama temen yang kuliah di Ilmu Komputer FMIPA Unpak. Saya juga, dulu kuliah di Ilmu Komputer FMIPA IPB, jadi bekal untuk bekerja disitu. Sebenernya sih, inilah pertama kalinya saya bersentuhan dengan internet. Saya ingat, email pertama saya adalah baban@justicemail.com. Ngga tau kemana tuh email sekarang, masih eksis apa ngga, udah ngga pernah dipake lagi. Tujuan saya jaga warnet sebenernya ngga cuman pengen kerja dan dapat duit aja, tapi karena di m
  • 7

    Dec

    Anak SMA Sudah Jadi Pembimbing Haji

    Kelas 3 SMA memang tidak dibolehkan aktif dalam organisasi apa pun, baik OSIS maupun DKM. Akhirnya, saya dan Novi Hardian ditunjuk untuk menjadi panitia dadakan. Kami berdua kebagian jadi panitia untuk Manasik Haji. Pekerjaannya menyiapkan alat-alat untuk praktek manasih haji itu. Mulai dari miniatur kabah, makam Ibrahim, jumroh, hingga petunjuk rute tempat selayaknya pelaksanaan haji beneran. Pekerjaan yang cukup berat adalah membuat kiswah untuk menutup kabah. Warisan dari panitia sebelumnya adalah kain hitam yang di bagian atasnya diberi garis kuning. Saya puny ide untuk memberi tambahan tulisan kaligrafi dengan dibordir. Kebetulan, ketua DKM kamiZaenal Abidinayahnya punya toko pakaian bordiran. Saya Tanya, berapa harganya? Ternyata Rp 50.000. Wah, dapat uang darimana ya? Ngga kehabi
- Next

Author

Follow Me