Zubaidah Kengkong dan Penyakit Ayan
Tetanggaku ada yang punya anak gadis yang usianya hampir 23 tahun. Tangan kanannya tak seperti tangan yang normal. Telapaknya tak bisa mengembang, menguncup (bahasa sundanya kengkong). Lengannya pun tak bisa menjulur alisa selalu membentuk siku-siku dengan pangkal lengannya. Kaki kanannya lebih pendek dari kaki kiri, dan telapak kakinya melengkung ke dalam. Ketika berjalan, terseok-seok dengan tangan kanan yang mengayun. Mungkin otak sebelah kirinya yang kena penyakit, maka tubuh bagian kanannya tak normal begitu.
Zubaidah nama gadis itu. Ayahnya membuka bengkel sepeda. Ibunya membantu menjemurkan biji pala untuk kemudian dijual ke tempat lain. Tangan dan kaki Zubaidah yang tak normal, membuatnya dikenal dengan nama Zubaidah Kengkong. Setiap berjalan, selalu mendapat perhatian dari anak-anak. Sekedar melihat, ada juga yang menyoraki. Mungkin anak-anak itu berpikir pendek, kalau orang cacat mirip-mirip dengan orang gila, apalagi cara berjalannya yang aneh. Menanggapi begitu, biasanya Zubaidah hanya tersenyum, melewati anak-anak dan sesekali melotot, kalau ada anak yang mengejeknya keterlaluan.


