Parodi Demokrasi dan Terpaksa Golput

Posted on April 9th, 2009 in Politik Dikit by lebahcerdas  Tagged , ,

Pagi ini, 07.30 saya bersama isteri dan anak, datang ke TPS 02 di desa Tamansari. Sudah ramai rupanya. Saya mendaftar, dengan nama yang salah tertera di surat undangan. Isteri saya tak mendapat surat undangan dari kelurahan. Tak terdaftar katanya. Saya menyerahkan KTP isteri saya, minta diperiksa di Daftar Pemilih Tetap, siapa tahu ada namanya. Nihil. Isteri saya pun golput hari itu.

Setelah mendaftar, nomor surat undangan saya 209, saya menunggu di tempat duduk. Isteri saya agak jauh, karena sambil membawa anak kami berjemur.

Pemilihan sudah berlangsung, kebanyakan yang nyontreng masih pada bingung. Kasak-kusuk nanya kesana kemari, terutama pemilih berusia tua, yang kebanyakan datang membawa kacamata yang dipegangi. Petugas tak henti memberikan informasi.

Ada seorang nenek di depan saya, dipanggil dan langsung menuju bilik suara. Setelah memegang, dia disuruh masuk ke bilik suara. Tiba-tiba dia kembali lagi dan setengah berteriak…

“Ini SBY-nya mana..kalau nomor 31-nya ada…kok SBY-nya ngga ada…”