Sumpah Pemuda vs Sumpah Palapa

Posted on Oktober 31st, 2009 in Kisah Juga by lebahcerdas  Tagged

Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarahnya. Indonesia tidak bisa lepas dari sejarah kejayaan kerajaan-kerajaanmulai dari Sriwijaya, Majapahit, Kutai, Pajajaran, dan kerajaan lainnya. Buktinya nama-nama kerajaan tersebut menjadi nama yang sampai saat ini menjadi nama-nama yang melegenda dan biasanya mewakili kebesaran sejarahnya itu sendiri. Palembang dikenal dengan bumi Sriwijaya, Sunda dikenal dengan nama bumi Pajajaran atau bumi Parahyangan.

Apa yang istimewa dengan kerajaan tersebut? Selain sebagai pusat kekuasaan dan pusat ilmu, kerajaan-kerajaan tersebut juga mewariskan spirit.

Anda pasti tidak lupa dengan siapa itu Mahapatih Gajahmada yang popularitasnya bisa jadi lebih besar dari rajanya sendiriHayam Wuruk. Bukan karena posisinya, tapi lebih karena statemen-nya yang kemudian diwujudkan dengan kekuatan. Statemen yang sangat terkenal hingga saat ini adalah Sumpah Palapa; sumpah yang ditekadkan untuk mempersatukan nusantara. Hasilnya, jika menapaktilasi jejak Sumpah Palapa, maka Indonesia saat ini adalah sebagian dari nusantara yang dicita-citakan dalam Sumpah Palapa.

Digebukin Copet

Posted on Oktober 31st, 2009 in Kisah Juga by lebahcerdas

Ini kisah ketika saya naik angkutan umum 08, jurusan Bintaro - Lebak Bulus…

Di hari biasa, angkutan umum 08 memang lumayan sepi. Apalagi kalau naiknya dari ujung, alias Bintaro mentok. Sama seperti hari ini, saya naik 08 dari Bintaro Plaza dan dibawa agak berkeliling dulu. Berhenti di sebuah warung Padang, penumpangnya habis, kecuali saya.

Saya pun bilang ke Pak Supir yang sedang bekerja,

“Pak.. ini langsung ke Lebak Bulus khan?”

“Iya.. muter disini, sambil nyari penumpang..ngga lama kok..”

Pak Supir menjawab, sekaligus tahu arah pertanyaan saya.

Tak berapa lama, ada seorang penumpang ikutan naik.

“Lebak Bulus Pak?” tanya penumpang itu,

STNK Drive Thru

Posted on Oktober 31st, 2009 in Kisah Juga by lebahcerdas

Drive Thru biasanya dikenal terkait dengan fast food atau ATM; karena ingin cepat memperoleh makanan atau mengambil uang tanpa harus turun dari mobil.

Unik dan sangat menyenangkan, ketika drive thru ternyata digunakan untuk memperpanjang STNK. Cukup dengan menyerahkan BPKB, KTP asli dan membawa kendaraan yang sesuai dengan STNK, maka hanya dalam waktu 5 menit, Anda bisa memperoleh STNK baru.

Ini baru dilakukan oleh Polda Metro Jaya. Semoga saja menjadi standar untuk dilakukan di Samsat yang lain.

Karena, terus terang saja, ketika memperpanjang STNK, sebelum adanya perbaikan layanan kepolisian seperti saat ini; kita akan disambut oleh seorang polisi, untuk mengurusi segala hal; diberi waktu beberapa menit, dipanggil kembali dan akhirnya harus membayar uang, tentu saja lebih dari harga normal.

Bagus lah, kalau polisi makin mengerti perannya sebagai pelayan masyarakat, mempermudah urusan masyarakat.

Selain urusan menangkap BS dan CH dari KPK yang kontroversial, ide STNK Drive Thru ini cukup melegakan…

Sumpah Pemuda, Menteri Naik Gaji, Rakyat Naik Pitam

Posted on Oktober 29th, 2009 in Kisah Juga by lebahcerdas

Delapan puluh satu tahun yang lalu, 28 Oktober 1928; Muhammad Yamin memberikan rancangan Poetoesan Congress untuk dibacakan sebagai hasil Kongres Pemuda II yang diikuti banyak pemuda dari berbagai daerah. Poetoesan Congress yang kelak, di tahun 1954, diputuskan sebagai Sumpah Pemuda, ketika sang perancang, Muhammad Yamin, menjadi Menteri Pendidikan Republik Indonesia.

Sumpah Pemuda yang ‘ruh’-nya adalah bertanah air satu, berbangsa satu, berbahasa satu, INDONESIA… Terasa hingga saat ini, walaupun beberapa menjadi ritual belaka dan ada yang dimanfaatkan momentumnya secara politis, sehingga mendapat respon secara politis pula. Sebut saja, demo teman-teman di Serang, ketika ‘menyambut’ Wapres Boediono…

Sumpah Pemuda mempertemukan banyak pemuda yang tak punya posisi dalam negara, karena negaranya memang belum ada. Mereka berjuang, tak mengatasnamakan posisi dalam negara; tak sedang bekerja untuk negara. Mereka mengabdi untuk negara yang 17 tahun kemudian dikenal dunia sebagai negara merdeka.

Blogging for Change: Dari Pesta Blogger 2009

Posted on Oktober 25th, 2009 in Kisah Juga by lebahcerdas  Tagged ,

Hadir di Pesta Blogger 2009, rasanya luar biasa. Walaupun harus masuk jam 10.00, karena ngga dapet tiket via online atau mewakili komunitas. Ngga nyangka, karena banyak blogger yang dari usia, sebenarnya tak punya ‘dosa sejarah’ dengan masa lalu bangsa ini. Banyak yang masih muda, fresh, wajah ceria dan tentu saja eksentrik.

@tifsembiring, Bapak Menkominfo yang baru menjadi bintang di awal acara, karena, diluar dugaan, hadir di pembukaan. Hmm.. tetap dengan kekhasan, berpantun dan tentu saja banyak mengucapkan janji yang melegakan bagi para blogger. Malah, Pak Tif bilang, kalau saat ini ada blogger jadi menkominfo. Ya.. namanya politisi.. pasti ada janji yang akan diucapkan. Semoga saja Pak Tif benar-benar menjadi negarawan setelah tak lagi menjadi Presiden PKS; janji tak hanya tinggal janji… insyaallah, semoga saja bisa ditepati. Saya pun segera menjadi follower-nya Pak Tif yang ke-8303, karena ada target Pak Tif, selama 3 minggu ini katanya mau melebihi followernya Joko Anwar yang sudah 30 ribuan… dan mau mengundang perwakilan pemilik account twitter untuk beraudiensi (kalau ngga salah).

Satu saja yang saya ingat, Pak Tif akan mengkampanyekan KOMUNIKASI LANCAR, INFORMASI BENAR… sound like a great statement…

Halaman Berikutnya »