Ke Ge-er an Disayang Allah
Kali kedua dompetku hilang. Dulu ditemukan oleh seorang yang sedang berfoto ria di bawah sebuah pohon kecil di stasiun beos.
Kali ini saya menduga hilang di busway, saat bergegas menuju sebuah Rumah Produksi, mengejar kerjaan jadi creative sekaligus reporter. Lumayan, bisa masuk tv kali ya.. hehehehe…
Saat di busway itu, saya sibuk ber bbm dengan grup baru, karena akan bersiap menjelang reuni akbar di bulan Mei.. Reuni angkatan yang sebenarnya saya tak selesai kuliah, alias DO.. tak apalah, silaturahim tak harus selalu dibatasi dengan gelar akademik.
Saat itu di stasiun kereta ekspress pakuan Tanah Abang.
Tak sadar kehilangan, sampai saya akan membeli majalah langganan isteri, yaitu Mother & Baby yang harganya Rp 29.000. Uang di kantong saya tinggal Rp 12.000. Ditambah lagi salah satu teman berkirim email, menanyakan salah rekening Pondok Yatim Menulis. Saya langsung ingat dompet, karena salinan no rekeningnya ada disitu.


