Pondok Yatim Menulis: Sebuah Gagasan
Berjalan-jalan di sekitar rumah, yang masih kampung, jauh dari keramaian dan kebisingan; rasanya menemukan sebuah harta karun yang luar biasa. Melihat anak-anak kecil berlarian, saya pun bertanya…
“Ayahnya kerja apa de…?”
“Sudah meninggal Mang… saya yatim…” katanya
Hmmmm.. mereka, anak-anak kecil yang gembira bermain. Mungkin tak berpikir tentang masa depan. Beberapa diantaranya sudah tak memiliki ayah lagi. Mereka yatim. Orang tua saya pun memiliki seorang tukang cuci sekaligus pengasuh cucu yang anaknya juga yatim. Tak terbayang di pikiran mereka, bahwa hidup bukanlah sekedar menyambung jam atau menyambung hari.


