Dream Big, Start Small

Posted on Agustus 30th, 2010 in Kisah Juga by lebahcerdas

University of Pakuan, Bogor, is my second college for me to study after being dropped out from IPB. Here, I had to work while studying to pay for additional cost, especially at the end of the 4th year. Fortunately, there was an internet cafe in my campus. So I applied myself to work there. At that time, I was only paid Rp.30,000 every month, because I just took a part-time job alternately together with my friends in Department of Computer Science, Faculty of Science, University of Pakuan. We had the same background of education, Computer Science, as our tool for working at the internet cafe.

Dijajah Karena Pemimpin Lemah #65 Tahun

Posted on Agustus 16th, 2010 in Kisah Juga by lebahcerdas

Ada kemerdekaan karena ada penjajajahan. Ada penjajahan krn ada yg kuat punya senjata dn yg lemah punya sumber daya alam. Awal abad dan tengah abad, nusantara bisa mengelola SDA-nya. Kejayaan sebuah bangsa pasti terkait kemandirian dan karakter.

Majapahit, Sriwijaya, Kutai Kartanegara, Padjajaran..dll jd sejarah krn mandiri dan berkarakter. Pemimpinnya juga berkarakter. Karena melemah karakter, membuat nusantara jd santapan para penjajah. Hingga muncul pemimpin berkarakter lokal melawan.

Ramadhan: Ganti Casing atau Aktivasi Sinyal?

Posted on Agustus 11th, 2010 in Kisah Juga by lebahcerdas

Besok bulan Ramadhan

Melihat promo acara-acara di bulan Ramadhan, utamanya menjelang sahur, rasa-rasanya tak beda dengan melihat tayangan yang sama di tahun lalu. Penuh canda, sekedar membangunkan fisik pemirsa, sekedar tak membuat kantuk menyerang pemirsa.

Banyak pelawak bertambah rezeki-nya di bulan Ramadhan ini. Tak melulu yang beragama Islam. Cukup dipakaikan baju koko, peci dan mengucap beberapa kata yang sejatinya adalah ucapan seorang Muslim. Semua terhibur, tertawa, ceria. Fisik saja. Entah di hati.

Kekerasan FPI: Jurang karena Disfungsi dan Malfungsi

Posted on Agustus 9th, 2010 in Kisah Juga by lebahcerdas

Ribut-ribut tentang kekerasan yang diduga dilakukan oleh FPI makin mendominasi media massa. Dalam dialog antara tweeps yang diwakili aspirasinya oleh @fahiraidris, yang sebetulnya sudah agak sakit sejak kemarin.. terlihat dari wajahnya yang pucat.. tapi tertutup oleh semangat untuk menyampaikan aspirasi dan tentu saja 500-an email yang mampir ke inbox-nya.

Ada @unizl yang juga salah satu petinggi di ANTV; hadir menjadi semacam moderator, yang akhirnya malah menggantikan @fahiraidris berdialog, karena sesak dan terjatuh di pintu samping kantor FPI di Petamburan 3 Tanah Abang itu

FPI menjadi tertuduh ketika kekerasan di Bekasi atas jemaat HKBP dan juga di Banywangi. Habib Rizieq, mengklarifikasi, bahwa itu tidak benar dan tidak ada hubungannya dengan FPI.

Fahira Idris dan FPI

Posted on Agustus 9th, 2010 in Kisah Juga by lebahcerdas
Hari ini sungguh lucu.

Masa reses di kantor, sebagai staf ahli Dewan Perwakilan Rakyat, tidak membuat saya libur ke kantor. Namanya staf, ya masih gajian.. Jadi, berangkatlah saya ke kantor. Khusus untuk ambil gaji.

Kantor sepi; karena masing-masing anggota sedang reses ke berbagai daerah. Bos saya adalah anggota DPD RI wilayah Jawa Barat; sedang di Bandung.

Sambil menunggu antrian ambil gaji, saya yang dari tadi tidak lepas dari HP, terus membaca timeline, yang hari ini dipenuhi oleh berita tentang @fahiraidris  www.twitter.com); yang akan dengan tulus berdialog dengan FPI yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap jemaat HKBP di Bekasi.

Timeline twitter sebenarnya sudah ramai dari kemarin. Dan inilah aspirasi di era 2.0. Aspirasi di era dimana social blog, micro blogging menjadi alat ampuh untuk menyalurkan aspirasi.

Gedung megah yang saya kantor-i ini tak selamanya bisa menampung aspirasi. Ribut-ribut soal rumah aspirasi, tak lagi update dengan era 2.0 ini. Biaya Rp 112 M eh Rp 112 juta per tahun (karena terkena redenominasi) menjadi tak relevan dengan adanya model penyaluran aspirasi 2.0 ini.

Halaman Berikutnya »