Tentang Wakil Rakyat: Sederhana itu Tidak Sederhana
Suatu kali saya pernah mengisi pelatihan di sebuah mesjid komplek perumahan di Bogor, atas undangan remaja mesjidnya. Saya saat itu bicara sebelum salah satu ustadz terkenal di Bogor, yang juga anggota DPR. Usai acara, saya bertemu dengan Sang Ustadz; yang sedang berbincang santai dengan panitianya..
Panitianya menyampaikan sesuatu yang membuat saya kagum.
“Kang.. kami malu sama Ustadz. Tadi Ustadz datang jalan kaki saja dari gerbang depan komplek. Ketika kami tanya, ngga pake kendaraan Ustadz?”
Ustadz sejenak diam, dan menjawab:
“Kendaraannya sudah saya infak-kan untuk dakwah”..
Subhanallah..
Ustadz ini wakil rakyat yang benar-benar merakyat. Dia tak ragu hidup sederhana, bahkan rela berjalan kaki dan ber-angkot-ria, demi kemajuan dakwah.
Hidupnya sederhana; akan tetapi sederhana itu sebenarnya tidak sederhana, karena keluarnya dari jiwa.
Jika sederhana sekedar citra, maka sederhana hanya jadi make-up dan seremoni belaka.
Sesuatu yang muncul dari jiwa, selalu menyentuh hati dan menarik jiwa juga.
Di sela berita tentang mewahnya gaya hidup wakil rakyat, masih banyak pribadi-pribadi wakil rakyat yang sederhana, karena sesungguhnya rakyat yang mereka wakili, masih hidup dalam kesederhanaan.
Jika ingin menemui Sang Ustadz, sesekali naiklah commuter line Bogor-Jakarta, siapa tahu ketemu dengan beliau. Sapa lah, karena sesungguhnya kepemimpinan soal teladan, dan teladan itu hanya muncul dari jiwa yang sederhana.



on Nopember 15th, 2011 at 09:06
wih contoh teladan banget….
on Nopember 25th, 2011 at 10:15
mmm,,mirisny kalo denger kata2 “ternyata masih ada pemimipin baik di negara Indonesia”
dan kata2 ini pun keluar dari mulut saia.
Kunjungi juga yah Web Flash saia Digital Printing Suppliers. Salam Kenal.
on Nopember 25th, 2011 at 10:32
Kepemimpinan yang bagus, mulai hati, pikiran dan jiwa yang bersih
on Desember 2nd, 2011 at 21:11
sederhana bisa jadi sebuah kemewahan. karena hanya sedikit orang yang memilikinya….
on Februari 2nd, 2012 at 09:01
allahu akbar. benar-benar menjadikan dakwah sebagai laku utama. siapakah nama ustadz tersebut?. dan dari parpol manakah dia berdakwah?
on Februari 2nd, 2012 at 11:20
dari PKS.. guru saya.. Ust Syunmanjaya… dan Ust Untung Wahono…